Pesona Bedulang Belitong Nusantara” The Hidden Paradise” Tradisi Makanan Bedulang Khas Belitung Bersama Universitas Agung Podomoro

Spread the love

Jakarta, FokusFlash.id – Universitas Agung Podomoro kembali menyelenggarakan even tahunan Pesona Nusantara ke-5 ,yang dilaksanakan oleh program Studi Bisnis Perhotelan  bekerja sama dengan Neo Soho Mall.

Kegiatan ini digelar  Sabtu, 29 Februari 2020 sampai dengan Minggu, 1 Maret 2020,di Area Open Kitchen, Neo Soho mall, lantai 3A.

Kegiatan”PESONA BEDULANG BELITONG NUSANTARA” THE HIDDEN PARADISE” merulakan kelanjutan dari Serial Pesona Nusantara yang pernah diadakan oleh Universitas Agung Podomoro, yaitu Pesona Manis Nusantara Manis 2016,Pesona Pedas 2017,Pesona Rendang Nusantara 2018 ,dan pesona Minuman Fermentasi Nusantara 2019.

 

Indonesia memiliki nilai nilai kearifan lokal dan potensi kekayaan kuliner tradisional dari berbagai suku bangsa yang tersebar di penjuru tanah air. Potensi inilah yang ingin ditampilkan dalam bentuk even atau festival seperti ini. Tujuannya agar kuliner tradisional indonesia tetap lestari dan dikenal masyarakyat luas.bahkan hingga ke mana negara.hal ini sejalan dengan aksi Universitas Agung Podomoro, yaitu berbasis kewirausahaan yang berbudaya Indonesia dan berkualitas Internasional papar Dr. Santi Palupi, Dosen lengampu mata kuliah MICE dan lenggagas kegiatan Pesona Nusantara.

 

PESONA BEDULANG NUSANTARA “THE HIDDEN PARADISE” terselenggara atas kerja sama Universitas Agung Podomoro dengan Pemerintah Kabupaten Belitung.Pemkab Belitung memboyong langsung sang juru masak,mak ponggong,untuk masak semua lauk pauk makan bedulang selama event berlangsung.

 

Belitung memiliki keindahan alam yang luar biasa,namun belum banyak terekspos, ibaratnya seperti surga yang tersembunyi alias the hidden paradise.

Belitung juga mempunyai kearifan lokal dan keragaman kuliner yang luar biasa.salah satunya, tradisi makan bedulang yang perlu kita lestarikan bersama.

 

Makan bedulang adalah tradisi makan bersama dengan duduk bersila beralaskan tikar sembari mengelilingi dulang atau nampan berisi aneka masakan khas Belitung. Terdiri dari nasi putih dengan lauk pauk berupa gagan ikan,sate ikan, semur daging, ayam ketumbar,sambal goreng udang, dambal serai, dan lalapan.satu dulang biasanya dinikmati empat orang.Filosofi makan bedulang ini mencerminkan jalinan silaturahmi sekaligus merekatkan hubungan sosial antar anggota keluarga atau masyarakyat dalam satu kampung.

 

Kegiatan ini juga didukung oleh Ambassador dan CEO Club dengan menghadirkan beberapa tamu Duta Besar Negara sahabat yang ada di Jakarta. Diantaranya Duta Besar dari Amerika Serikat, Maroko, Jordania, Slovakia, Srilanka, Mozambik, dan Guenia Bissau.

  1. HE Jaroslav Chlebo (Slovakia) – CD 109 01

 

  1. Mrs Jana Chlebova-Beckova (Slovakia)

 

  1. HE Belmiro José Malate (Mozambique) – CD 123 01

 

  1. HE Carlos Antonio Moreno (Guinea Bissau)

 

  1. Mr Francisco Co (Guinea Bissau)

 

  1. Ms Fatu Cassama (Guinea Bissau)

 

  1. HE Dziunik Aghajanyan (Armenia) – CD

 

  1. Mrs Aghajanyan (Armenia)

 

  1. Mrs Lilit Sargsyan (Armenia) – CD

 

  1. HE Abdallah Suliman Abdallah Abu Romman (Jordan) – CD 55 01

 

  1. Mr Abdallah Abu Roman (Jordan)

 

  1. HE Ouadiâ Benabdellah (Morocco) – CD 98 01

 

  1. HE Sophia Nyamudeza (Zimbabwe) – CD

 

  1. Mr Zalmai Wafamal (Deputy Head of Mission – Afghanistan)

 

  1. Ms Dilini Jayawardana (Srilanka) – CD 33

 

  1. Mr Jonathan Kine (USA)

 

  1. Mrs Georgina Mieke

 

  1. Grace Sabandarodomoro.

(Marbun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *