Kolaborasi Pemuda katolik Nias Utara dan Pemerintah Desa Ononamolo Tumula Peduli Penderita Kanker

Sebarkan Berita

Kep. Nias_Nias Utara, Focusflash.id — Pemuda Katolik Nias Utara bersama Pemerintah Desa Ononamòlò Tumula kunjungi salah seorang penderita kanker untuk memberikan semangat dan bantuan ala kadarnya, Sabtu (01/04/2023).

 

Diketahui, Sari Ida Zalukhu yang sudah berusia 63 tahun mengidap penyakit sejenis kanker di kepala. Dan kurang lebih selama tiga tahun terakhir, ia mengalami yang begitu parah. Menurut informasi dari salah seorang keluarga dekatnya bahwa “Ibu Sari belum menikah, tetapi ia tinggal bersama kami atau anak dari saudaranya laki-laki yang juga hidup pas-pasan”, ucapnya.

“Sesungguhnya, selama ini kami sudah berupaya dalam keterbatasan kami untuk pengobatan Ibu Sari, tapi masih belum saatnya untuk bisa sembuh. Karena itu, kami sangat mengharapkan bantuan bapak, ibu, saudara-saudari kami dermawan, dan atau dari pihak manapun untuk bergotong-royong membantu keluarga kami”, tutupnya dengan mata berkaca-kaca.

 

Gizakiama Hulu (Ketua Pemuda Katolik Nias Utara) mengatakan “Turut prihatin atas penyakit yang diderita Ibu Sari. Walapun sudah lama ia derita dan dengan usia yang renta, tetapi masih bisa bertahan melawan rasa sakit dan berharap bisa sembuh seperti sediakala”.

 

“Kehadiran kami di sini merupakan kepedulian dan empati atas kondisi Ibu Sari. Selain itu, kami juga mau berdialog langsung dengan keluarga untuk bersama-sama mendampingi proses pengobatannya. Kami juga siap membantu dan ambil bagian menggalang donasi yang diperuntukkan kepada pasien nantinya”, ucap Giza.

 

Ta’efori Zalukhu selaku Pj. Kepala Desa Ononamòlò Tumula mengungkapkan “Sebagai bentuk kepekaan pemerintahan desa, maka kami ikut serta menguatkan baik yang sakit maupun seluruh anggota keluarga yang setia mendampingi selama ini. Memang tidak seberapa nilai yang kami berikan, tapi setidaknya bisa sedikit meringakan beban keluarga. Bila Ibu Sari dan keluarga setuju, maka bisa kita berangkatkan untuk bawa berobat di Rumah Sakit yang bisa menangangi. Hanya anggota keluarga perlu kesepakatan terlebih dahulu”, tutupnya.

 

(AN)

 

 

red-focusflash

dukung informasi ter-update

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *