Tragedi Subuh di Katapang: Pria Diduga Bunuh Diri Usai Aniaya Istri

Sebarkan Berita

Lebak, focusflash.id  — Suasana subuh di Desa Katapang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, mendadak mencekam setelah seorang pria berinisial R.H. (48) ditemukan tewas usai diduga melompat dari puncak penampungan air PDAM Cikoncang, Senin (6/4) sekitar pukul 04.00 WIB.

Peristiwa bermula ketika J. (47), kerabat korban yang tinggal tak jauh dari lokasi, terbangun karena mendengar keributan dari arah rumah R.H. Saat mendatangi rumah itu, J. mendapati S., istri korban, tergeletak dengan luka-luka di tubuhnya.

Diduga kuat, R.H. lebih dulu melakukan penganiayaan terhadap istrinya sebelum kemudian melarikan diri ke arah penampungan air PDAM yang berada tak jauh dari permukiman.

Kepanikan warga meningkat ketika R.H. terlihat sudah berada di atas tangki penampungan air setinggi sekitar 11 meter.

J. bersama seorang petugas PDAM setempat, U. (38), mencoba menenangkan dan membujuk R.H. agar turun. Negosiasi berlangsung tegang selama kurang lebih 10 menit.

Namun upaya itu gagal — di tengah bujukan, R.H. justru melompat ke bawah.

Warga yang berada di lokasi langsung bergerak cepat. R.H. dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Malingping, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Tim medis menyatakan korban meninggal dunia dalam perjalanan.

Sementara itu, S. juga dibawa ke rumah sakit yang sama untuk mendapatkan perawatan intensif atas luka yang dideritanya.

Dugaan sementara, konflik rumah tangga menjadi pemicu rentetan peristiwa tersebut.

Sumber di lingkungan keluarga menyebut R.H. belakangan mengalami masalah kesehatan yang berkepanjangan, ditambah persoalan pribadi yang belum terselesaikan, sehingga kerap memicu pertengkaran dengan istrinya.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Jenazah R.H. telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Parung Panjang pada hari yang sama.

Hingga kini aparat berwenang masih melakukan pendalaman untuk merekonstruksi rangkaian peristiwa secara utuh — mulai dari kekerasan dalam rumah tangga hingga aksi yang berujung pada kematian R.H.(Iwan H)

red-focusflash

dukung informasi ter-update

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *