Vaksinasi Massal Pelajar SMP dan SMA Gelar Di PusPem

Spread the love

Tangerang Kota, focusflash.id-Sebanyak 12.000 pelajar SMA dan mahasiswa di Kota Tangerang akan disuntik dengan vaksin Pfizer. Pemerintah Kota (pemkot) Tangerang bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang serta Dinas Pendidikan Kota Tangerang maupun Banten terus melakukan persiapan dalam rangka penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM).Rabu.01.9.2021

“Vaksinasi massal pelajar SMA dan universitas rencananya digelar di Puspem Kota Tangerang pada 31 Agustus dan 1 September dan kita akan siapkan 12.000 dosis vaksin Pfizer,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, Minggu (29/8/2021).

“Dinkes, Dindik Kota Tangerang dan Dindikbud Banten sudah berkoordinasi dengan semua SMA dan universitas di Kota Tangerang untuk melakukan pendataan berapa pelajar dan tenaga pendidiknya yang belum divaksinasi,” imbuh Dini.

Dini mengatakan berdasarkan data yang dimiliki, capaian vaksinasi remaja umur 12-15 tahun sudah 34.789 orang yang divaksin dosis pertama. Kemudian, ada 14.542 jiwa menerima dosis kedua. “Umur 16-19 tahun sudah 32.375 jiwa dosis pertama dan 14.493 jiwa dosis kedua dan range umur 20-23 tahun sudah 33.627 jiwa dosis pertama dan 22.079 jiwa dosis kedua,” ujar Dini.

“Kita juga berharap siswa di tingkat SMA/SMK dan universitas mendaftarkan dirinya untuk bisa mengikuti program vaksinasi melalui sekolah dan universitasnya langsung. Ini sebagai upaya kita mempersiapkan PTM di Kota Tangerang apabila memang akan di gelar dalam waktu dekat,” tegas Dini.

Dini pun mengimbau kepada guru dan tenaga pendidik yang memiliki penyakit komorbid untuk segera mendaftarkan diri ke rumah sakit dan puskesmas agar divaksinasi dengan vaksin Pfizer.
“Yang penting kalau memang penyakitnya sedang tidak dalam kondisi aktif, maka bisa dan aman divaksin. Kecuali memang penyakit yang dideritanya sedang aktif, maksudnya kalau misal guru punya penyakit gula tapi kondisinya sedang normal dia bisa divaksin,” ujar Dini.

“Jadi kita juga terus sosialisasikan ini kepada guru dan tenaga pengajar agar saat PTM digelar semua guru sudah bisa divaksinasi yang artinya bisa memberikan keamanan dan kenyamanan saat nanti PTM sudah dimulai,” demikian Dini.Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *