Pupuk Subsidi Pemerintah Masih Jadi Permainan Mafia, Petani Menjerit

Sebarkan Berita

Tulungagun,FF –  02/10/2022,, Petani Masih saja di bingungkan dengan Penyaluran pupuk subsidi Pemerintah,Suatu misal di wilayah kecamatan Tanggunggunung yang mayoritas masyarakat di wilayah pegunungan sebagai petani Jagung

 

Padahal jelas dalam aturannya penyaluran pupuk subsidi Pemerintah tidak boleh di buat Paketan,namun nyatanya di lapangan saat tim investigasi Media Suararepubliknews.com melakukan penelusuran menemukan Banyak Fakta Pupuk subsidi Pemerintah masih di buat paketan dengan Phonska Plus,bahkan yang menjadi tanda tanya oleh Para petani yakni dalam satu wilayah kecamatan tidak sama cara pendistribusian serta pembayarannya

 

“Saya hari ini (28/10) melakukan Pembayaran Awal (Penebusan)pupuk subsidi di kios Yang ada di desa Ngrejo,selama ini kami Harus melakukan pembayaran terlebih dahulu padahal pupuk subsidi belum datang di kelompok Tani, jika kami tidak melakukan pembayaran terlebih dahulu di kios pembagian lambat,berbeda jika kami membayar dulu,sesuai permintaan dari kios milik Pak Sumiran.Padahal jika kami bandingkan dengan desa lain,untuk desa lainnya pembayaran setelah barang datang,akan tetapi kami tidak ada embel – embeli paketan (phonska Plus) seperti yang di desa lain masih ada phonska Plusnya satu atau dua kilo untuk setiap karung pupuk”,jelas Ketua poktan Desa Ngrejo yang engan di sebutkan namanya

 

Hal tersebut di benarkan oleh beberapa kelompok Tani di desa Tanggunggunung saat di konfirmasi pada hari minggu (02/10)

 

“Benar mas kelompok kami masih di embel-embeli phonska Plus setiap penyaluran pupuk subsidi Pemerintah,akan tetapi kami melakukan pembayarannya setelah pupuk subsidi datang dari kios ke Kelompok Tani berjelang dua hari”,ungkap SDW (nama samaran)

 

Disisi lain Anton selalu distributor pupuk subsidi Pemerintah wilayah kecamatan Tanggunggunung menuturkan beberapa hal terkait penyaluran pupuk subsidi

 

“Untuk penyaluran pupuk subsidi Pemerintah kami melakukan pengiriman dari Distributor ke Kios,lalu kios melakukan pembayaran ke kami berjelang dua sampai 3 hari.Jadi jangan di salah artikan,kami tidak pernah meminta uang terlebih dahulu,jika ada kios yang meminta uang dulu akan kami tindak lanjuti.Sedangkan saat ini penyaluran pupuk subsidi Phonska sebesar 36 persen dari RDKK,dan Urea 90 sampai 95 Persen tergantung kelengkapan administrasi,KTP, nota dan lainnya.Untuk Paketan dengan Phonska Plus sudah lama tidak ada,jika petani kekurangan pupuk ya beli phonska Plus jika tidak kurang ya tidak beli”Tegas Anton

 

Sementara itu hingga berita ini di munculkan Pemilik kios desa Ngrejo belum bisa di hubungi…. Kbt

red-focusflash

dukung informasi ter-update

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *