Polda Metro Jaya Menggelar Rilis akhir tahun 2021 di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya,

Sebarkan Berita

Rilis akhir tahun 2021 Polda Metro Jaya.
Polda Metro Jaya menggelar rilis akhir tahun 2021 di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (30/12). Salah satu yang dibahas yakni terkait pengungkapan kasus narkoba. Kamis.30.12.2021

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, di 2021 terdapat 3.489 kasus narkoba yang ditangani jajarannya. Dari jumlah kasus tersebut, pihaknya berhasil mengungkap 3.387 kasus.

“Sepanjang tahun 2021 kami menangani 3.469 kasus terkait narkoba. Penyelesaikan kasusnya 3.387 kasus,” kata Fadil di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Fadil menyebut, dari penyelesaian kasus tersebut pihaknya berhasil menyelamatkan 16.027.657 jiwa. Artinya terjadi peningkatan sebanyak 47, 2 persen orang yang terselamatkan dibanding tahun 2020.

Polda Metro Jaya Ungkap 3.387 dari 3.489 Kasus Narkoba Sepanjang 2021 (1)
Polisi menunjukkan barang bukti narkoba dari tersangka Jeff Smith saat konpers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, (9/12). Foto: Ronny
“Jiwa terselamatkan 16.027.657 jiwa,” ujar Fadil.

Menurut Fadil, temuan narkoba terbanyak yakni jenis sabu (1,57 ton), tembakau golira (250,16 kg), dan liquid vape (31 liter). Terdapat juga temuan narkoba baru yakni lisergat dietilamida yang merupakan jenis bahan kimia baru bersifat halusinogen (802 lembar).
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, di 2021 terdapat 3.489 kasus narkoba yang ditangani jajarannya. Dari jumlah kasus tersebut, pihaknya berhasil mengungkap 3.387 kasus.

“Sepanjang tahun 2021 kami menangani 3.469 kasus terkait narkoba. Penyelesaikan kasusnya 3.387 kasus,” kata Fadil di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Fadil menyebut, dari penyelesaian kasus tersebut pihaknya berhasil menyelamatkan 16.027.657 jiwa. Artinya terjadi peningkatan sebanyak 47, 2 persen orang yang terselamatkan dibanding tahun 2020.
“Jiwa terselamatkan 16.027.657 jiwa,” ujar Fadil.

Menurut Fadil, temuan narkoba terbanyak yakni jenis sabu (1,57 ton), tembakau golira (250,16 kg), dan liquid vape (31 liter). Terdapat juga temuan narkoba baru yakni lisergat dietilamida yang merupakan jenis bahan kimia baru bersifat halusinogen (802 lembar).

“Barang bukti menjadi sorotan ada sabu, tembakau gorila, liquid vape narkotika, dan LSD,” tandasnya.

Dalam acara tersebut turut hadir, pejabat Kompolnas, Tokoh agama, hingga pimpinan redaksi.Hengki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *