Persiapan DPUPR Kota Tangerang untuk Penanggulangan Banjir

Spread the love

Advertorial

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang telah membentuk tim Siaga Banjir untuk menidak lanjuti apel siaga bencana yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tangerang pada hari Kamis (12/12). Dimana kegiatan tersebut di hadiri beberapa pilar, diantaranya : Polres Metro Tangerang, Dandim 203, DPUPR, BMKG, PMI, dll.

Bidang Operasi dan Pemeliharaan memiliki tugas dan kewenangan, seperti : Operasi dan Pemeliharaan Drainase (OP Drainase), Operasi dan Pemeliharaan Jalan (OP Jalan) dan Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) dengan menurunkan sejumlah personil yang telah disiapkan sebanyak 709 orang.

Dari tugas dan kewenangannya bidang OP di bantu oleh para seksi di antaranya : Seksi OP Drainase di tugas kan untuk menangani genangan-genangan di perumahan dan permukiman dan OP Jalan menanggulangi genangan-genangan pada jalan kota dan jalan lingkungan sedangkan OP SDA melakukan siaga dengan pompa-pompa banjir di perumahan dan menanggulangi turap atau tanggul sungai yang rusak. Dari keseluruhan tim yang di bentuk disiagakan di tiga wilayah yaitu: Timur, Tengah dan Barat yang selalu di siaga saat pagi, siang dan malam hari.

Selain tenaga petugas, DPUPR telah menyiapkan sarana dan prasarana penunjang kegiatan, antara lain : pompa banjir sejumlah 273 unit (104 pompa listrik, 8 unit pompa berjalan, 4 unit mobil pompa, 63 pompa diesel, dan 94 rumah pompa) yang disiagakan untuk skala perumahan dan skala kawasan. Selain itu juga, dinas telah menyiapkan sejumlah bahan material utk penanggulangan banjir

Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang juga menyiagakan alat berat yang fungsi utamanya adalah untuk normalisasi saluran untuk mengantisipasi banjir seperti Amphibious excavator serta excavator spyder

Selain sarana dan prasaran telah di siapkan,  kita juga meningkatkan koordinasi dengan para penjaga pos di daerah hulu sungai yakni di Pos Batu Belah Kabupaten Bogor yang berfungsi untuk meningkatkan sistem deteksi dini bahaya banjir, menyiagakan alat berat dan armada truk apabila sewaktu-waktu diperlukan.

Adapun program lainnya yang sudah di laksanakan oleh DPUPR seperti kegiatan pemeliharaan saluran dan sungai, yakni:

  1. Normalisasi saluran sungai dan embung di 17 lokasi dengan cara menggunakan excavator;
  2. Pengerukan dan pembersihan sungai dan saluran pembuang secara manual;
  3. Pemeliharaan dan perbaikan pintu-pintu air di sejumlah 323 titik;
  4. Pemeliharaan pompa dan diesel air;
  5. Pembangunan Turap di 67 lokasi wilayah barat, tengah dan timur Kota Tangerang;
  6. Peningkatan pembangunan pusat-pusat pengendalian banjir di 18 lokasi;
  7. Pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa, dan jaringan pengairan lainnya dengan membangun 4 pintu air di Inlet Situ Bulakan, Pintu Air Kali Ledug (Sisi Kiri), Pintu Air Sukajadi, Pintu Air Paninggilan;
  8. Pembangunan Embung
  9. Rehabilitasi dan pemeliharaan bantaran dan tanggul sungai di 27 lokasi. Serta
  10. Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-Gorong di 487 lokasi. ( ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *