Parkir Liar Di Mall Daan Mogot Dan Season City Jakarta Barat, Di Duga Dah Setoran

Spread the love

Jakarta Barat-FocusFlash.id Kawasan mall Daan Mogot serta season city terlihat awut-awutan sejak DKI Jakarta di pimpin Anis Baswedan. Selain tidak tertata di sekitar ruas jalan nya. kemacetan juga menjadi pemandangan setiap hari akibat fungsi jalan di gunakan untuk parkir liar di kawasan Mall Season City dan Mall Daan Mogot Jakarta Barat, bertambah semrawut, sehingga kekacauan penataan ibukota wilayah Jakarta barat semakin bertambah. Minggu 06.06.2021

Yang memprihatinkan, tarif parkir yang dipatok oleh petugas parkir fantastis jadi tidak membawa kebaikan malah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Dari pantauan media di dua wilayah ini terlihat ratusan kendaraan roda dua terparkir di badan jalan, membuat penyempitan jalan sudah pasti menjadi, akibatnya menimbulkan kemacetan terlebih pada saat jam-jam sibuk.

Seakan ada pembiaran oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat. Seharus nya yang berperan aktif untuk melakukan penertiban parkir di ruas jalan tersebut, adalah Suku Dinas Perhubungan Jakarta barat, seperti yang sudah di laksanakan oleh gubernur DKI Jakarta sebelum nya yaitu, Ahok.

Beragam informasi dari masyarakat, seperti sudah ada yang akomodir, atau upeti, atau fee kepada oknum suku dinas perhubungan.
Dari keterangan masyarakat tersebut saat dikonfirmasi oleh team awak media, terkait lokasi parkir di dua wilayah tersebut terhadap Kasudin Jakarta barat, Erwansyah, dirinya mengatakan saat ini masih dalam sengketa. “Iya, itu lagi sengketa. Yang nanganin UP Parkir,” ujarnya, Sabtu (5/6/2021).

Menurutnya, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat hanya mengurusi area parkir yang ruang milik jalan saja. “Suku Dinas Perhubungan hanya ngurusin parkir di ruang milik jalan saja, kalau perizinan di bawah UP Parkir. Dan sengketa itu sudah dalam penanganan UP Parkir,” tambahnya.

Terkait parkir liar di kawasan badan jalan Mall Season City dan Mall Daan Mogot, Erwansyah menegaskan akan menindak tegas. “Kita akan tindak tegas. Selama ini kan kita tindak terus,” cetusnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Lembaga Studi Sosial Lingkungan dan Perkotaan (LS2LP) Badar Subur mengatakan bahwa pernyataan Kepala Suku Dinas Perhubungan (Kadishub) Erwansyah berbeda jauh dengan fakta di lapangan. Pasalnya, aktifitas parkir liar yang berada di dua lokasi itu beromset puluhan juta perhari tersebut masih terus berjalan serta tidak ada tindakan yang signifikan oleh pihak-pihak terkait.

“Mana ada tindakan dari instansi terkait? Buktinya sampai saat ini masih aman-aman saja. Tindak tegas dong, aparat jangan hanya datang seperti artis sinetron, kumpul-kumpul, foto-foto lalu pergi,” kata Badar Bolang, sapaan akrabnya kepada wartawan, Minggu (5/6/2021).

Badar menjelaskan, pada akhir Februari 2021 lalu Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut terjadi penurunan pendapatan pada sektor pajak parkir. Dan salah satu faktor penyebabnya adalah parkir liar yang menjamur di Ibu Kota. “Pak Wagub kan pernah bilang kalau pendapatan daerah dari sektor pajak parkir menurun, seharunya jajarannya dapat lebih tegas terhadap parkir-parkir liar ini. Jangan akal-akalan,” ucapnya.

Sementara itu, menanggapi parkir liar di kawasan Mall Season City, Ketua Umum Forum Pemuda Tambora Bersatu (FORPETAB) Peri Rian menduga ada oknum-oknum pejabat wilayah dan oknum preman yang bermain dalam aktifitas perparkiran liar yang omsetnya mencapai puluhan juta per harinya itu.

“Sudah seringkali kami selaku forum pemuda di Kecamatan Tambora ini mengkritik dan bahkan melaporkan aktifitas parkir liar di kawasan itu. Tapi pejabat dari instansi terkait seperti ada kesan tutup mata akan hal itu. Buktinya aktifitas itu sampai saat ini terus berjalan lancar layaknya kebal aturan serta ngga mempan dengan keluhan dan protes warga,” ujar Peri, Minggu (5/6/2021).

Peri berharap kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk berlaku adil terhadap masyarakat. Karena menurutnya selama ini Dinas Perhubungan DKI Jakarta tebang pilih dalam menindak pelanggaran-pelanggaran Perda.

“Jangan pilih-pilih kalau mau menindak, kita parkir sebentar saja langsung main derek dan angkut saja. Tapi yang jelas-jelas parkir liar yang mengganggu ketertiban umum di depan mata tidak tersentuh oleh mereka. Buktikan kalau Kadis Perhubungan Jakarta Barat tegas dan tidak tebang pilih,” jelas Peri.(team-7 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *